Tumor pada paru-paru ini tidak ada obatnya selain di-eksplorasi
aku ngeri menjalaninya
dokter juga ragu melakukannya
karena kadar usia
kulawan dengan obat-obat tradisional
hanya rasa sakit yang sulit dilawan
ini yang menyebabkan aku konsul kepada dokter secara berkala
meminta obat penahan nyeri
pada akhirnya aku mendapat mst
yang kukonsumsi setengah
obat penahan nyeri tidak dapat bertahan lama
obat ini hanya mampu bertahan kurang dari 10 jam
yang menyakitnya setiap dini
aku pasti merasakan rasa nyeri yang amat sangat
bayangkan
pukul 03 rasa sakit mulai merayap di punggung dan dada
aku terus bertahan dan beraktivitas
biarkan sampai batas waktu yang ditentukan Tuhan
4.15.2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
2 komentar:
tetap semangat berjuang, om
Pak Andy, tetap semangat. Pak, saya Muhamad Ilyasa, editor di Nimas Multima, buku "Leksikon Sejarah" itu. Saya sekarang editor di sebuah penerbit yang cukup besar? Kalau novel "Muhammad saw" itu sudah terbit, Pak. Mungkin bisa terbit di penerbit saya sekarang? Bisa minta email Bapak? Tks
Posting Komentar