Gadis Desa Merambung adalah judul novel saya yang akan segera terbit. Diterbitkan oleh Penerbit Pustaka Ilmu Semarang. Novel ini berkisah tentang keuletan, ketekunan, dan kesetiaan seorang gadis desa kecil Merambung. Merambung adalah sebuah desa di Kalianda Lampung Selatan. Desa ini berada di lereng Gunung Rajabasa, gunung berapi yang sudah padam. Dipilih oleh saya sebagai setting cerita karena desa ini unik. Penduduknya kebanyakan adalah keturunan orang Banten yang bermigrasi ke sana sekitar abad ke-17 pada saat terjadi pergolakan Radin Intan melawan pemerintahan kolonial Belanda. Mereka membantu orang-orng Lampung melawan Belanda.
Gadis Desa Merambung berkisah tentang seorang gadis yang ketika di desa terjadi paceklik akibat kemarau panjang mencoba merantau ke kota. Pacarnya sudah melarang, tetapi ia bersikukuh akan pergi. Ia pergi bersama temannya. Oleh temannya dia dijebloskan ke daerah hitam. Beruntung dia bisa melarikan diri. Dibantu oleh seorang polisi yang kebetulan satu daerah ia bisa pulang ke desanya kembali. Ketika sampai di desa, ia tidak menemukan pacarnya. Sang pacar pergi dari desa karena kecewa ditinggal kekasih. Gadis desa itu bersabar menanti kekasihnya kembali.
Sementar sang kekasih juga terdampar di kota. Karena tidak berpendidikan ia bekerja sebagai kuli angkut di sebuah setasiun kereta. Ia tinggal di gubuk-gubuk liar di pinggiran rel. Bergaul dengan wanita-wanita gelandangan.Kemudian saling jatuh cinta. Mereka hidup bersama.
Malang, gubuk-gubuk liar itu dibongkar oleh Kamtib, para gelandang ditangkapi. Saat terjadi pembongkaran dan razia, si lelaki sedang tidak berada di tempat.Ketika ia pulang, ia tidak menemukan tempat tinggalnya, tidak juga menemukan kekasih teman hidup bersamanya.
Dalam keadaan putus asa dia bersua dengan orang sekampung. Orang itu menyampaikan keadaan kampungnya dan kekasihnya. Ternyata kekasihnya tidak jadi bekerja di kota dan sampai sekarang masih setia menunggu. Temannya meminta agar dia pulang. Lelaki ini pulang. Bersua lagi dengan pacar lama. Mereka menikah. Saat bulan madu, di suatu pasar ia bersua dengan teman hidup bersamanya dulu di kota saat dia menjadi gelandangan. Bagaimanakah kelanjutan ceritanya? Bacalah nanti di novelnya. Pasti menarik. Karena ditulis dengan bahasa yang baik, penuturan yang lugas, dan konfliknya sangat menarik.
Selamat membaca!
6.20.2008
Langganan:
Postingan (Atom)