masih jauh perjalanan
tubuh terkulai
tapi hasrat di hati
lekat pada tujuan
melati terserak di tanah basah
menaungi jasad kejang beku
tergeletak diam di lahat bisu
jiwa saja yang meneruskan langkah
menuju ujung teramat jauh
melewati onak di pangkal labuh
sakit dan senang Dia tentukan
langkah barulah berarti
bila telah mencapai tepi
marak kepada-Mu ya Rabbi
12.22.2008
Langganan:
Postingan (Atom)